Tensi Darah Tinggi dan Cara Mengatasinya

Tensi darah tinggi selalu menjadi permasalahan yang serius, apabila dibiarkan dalam waktu yang lama akan menyebabkan munculnya penyakit lain yang lebih parah. Untuk mengatasi hal tersebut ada cara khusus yaitu dengan menggunakan bahan-bahan alami yang aman dikonsumsi jangka panjang.

Tensi darah tinggi biasanya dialami ketika memasuki usia 30 tahun ke atas, kondisi ini terjadi apabila tekanan darah melebihi batas normal yakni 140/90. Walaupun demikian bukan berarti Kamu yang berusia di bawah 30 tahun tidak bisa terserang tekanan darah tinggi. Berdasarkan hasil survei dan badan kesehatan dunia atau WHO pun mengatakan penderita tensi atau tekanan darah tinggi terus bertambah secara global di kalangan orang dewasa. Banyak faktor yang melatarbelakangi semakin meningkatnya angka penderita tekanan darah tinggi, antara lain dari makanan, usia dan yang paling sering terjadi adalah stress. Untuk gejalanya sendiri bermacam-macam, namun yang paling banyak nampak adalah pusing dan sakit kepala yang berkepanjangan. Jika Kamu mengalami hal tersebut, segera mendatangi dokter, puskesmas atau rumah sakit untuk melakukan pengecekan tensi darah.

tensi darah tinggi dan cara menurunkannya 

Ukuran Tensi Darah Tinggi Batas Normal

Perlu diketahui semakin tekanan atau tensi darah berada di angka normal, maka menunjukkan keadaan Jantung Kamu semakin sehat pula. Untuk memastikan apakah Kamu memiliki tensi darah tinggi ataukah tidak silahkan simak beberapa poin berikut ini.

  1. Usia di bawah 2 Tahun

Hal pertama yang harus Kamu ketahui adalah ukuran tensi darah mulai dari anak usia di bawah 2 tahun. Batas normalnya adalah <104/70 mmHg sedangkan ukuran hipertensinya adalah >112/74 mmHg.

  1. Usia 3-5 Tahun

Setelah mengetahui batas normal dan tingkat hipertensi anak di bawah 2 tahun, selanjutnya adalah untuk anak usia 3-5 tahun. Anak usia 3-5 tahun seharusnya memiliki batas tensi normal di angka <108/70 mmHg dengan ukuran hipertensi sekitar >116/76 mmHg.

Baca Juga : Manfaat Jeruk Purut untuk Diet dan Kecantikan

  1. Usia 6-9 Tahun

Beranjak ke usia selanjutnya yakni 6-9 tahun, batas normal tensi darahnya adalah <114/74 mmHg. Kemudian umur 6-9 tahun dapat dikatakan hipertensi apabila memiliki tensi >122/78 mmHg.

  1. Usia 10-12 Tahun

Semakin dewasa seseorang, batasan normal tensi darahnya pun akan berubah seperti saat memasuki usia 10-12 tahun batas normal darah yang dimiliki adalah <122/78 mmHg. Adapun dikatakan hipertensi adalah apabila tensinya mencapai >126/82 mmHg.

  1. Usia 16-20 Tahun

Memasuki usia 16-20 tahun Kamu harus tahu bahwa usia inilah yang paling rentan mulai terkena berbagai macam penyakit termasuk tekanan darah tinggi. Perlu Kamu ketahui juga batasan normal tensi darah di usia 16-20 tahun adalah <136/84 mmHg dengan ukuran hipertensi >140/90 mmHg.

  1. Usia 45-60 Tahun

Berlanjut ke usia selanjutnya yaitu 45-60 tahun pada usia ini batas normal tensi darahnya adalah <135/85 mmHg. Sementara itu, batasan hipertensinya adalah >140-160/90-95 mmHg.

  1. Usia Diatas 65 Tahun

Kemudian yang terakhir adalah usia 65 tahun keatas memiliki batas normal tensi <150/85 mmHg. Perlu diperhatikan, memasuki usia 65 tahun ke atas ukuran hipertensinya pun berbeda yaitu mencapai angka >160/90 mmHg.

 

Cara Menurunkan Tensi Darah Tinggi Menggunakan Cara Alami

Jika Kamu sudah positif menderita tekanan darah tinggi, jangan berputus asa terlebih dahulu. Ada banyak sekali cara yang dapat dilakukan untuk menurunkan tensi darah sampai pada batas normal, salah satunya adalah dengan menggunakan cara alami. Di bawah ini ada cara-cara alami yang dapat Kamu lakukan untuk mengatasi masalah tensi atau tekanan darah tinggi.

  1. Mengurangi Natrium

Cara pertama untuk menurunkan tensi darah tinggi dapat dilakukan dengan mulai mengurangi kandungan natrium dalam setiap menu makanan yang Kamu konsumsi. Mengurangi asupan natrium dalam tubuh dapat membantu menurunkan tensi sampai pada angka 8 mmHg. Kamu dapat membatasinya dalam satu hari maksimal hanya mengonsumsi sekitar 2.300 mg natrium, bahkan lebih sedikit lebih baik.

  1. Kurangi Mengonsumsi Kafein

Kamu penggemar berat kopi? Jika iya lebih baik mulai sekarang Kamu kurangi kebiasaan mengonsumsi kafein. Jika ingin tensi Kamu kembali normal salah satu caranya adalah dengan mengurangi kafein kecuali jika Kamu memang berniat membuat tensi darah dalam tubuh melonjak naik.

  1. Membatasi Pengonsumsian Alkohol

Cara selanjutnya dalam menurunkan tensi darah yang dapat dilakukan adalah dengan membatasi pengonsumsian alkohol. Apabila Kamu mampu membatasi mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol, kadar tensi darah akan berkurang sekitar 2-4 mmHg.

  1. Bawang Putih

Banyak yang tidak tahu bahwa salah satu bumbu dapur yang satu ini ternyata mampu untuk menurunkan tensi darah yang tinggi. Cara pengonsumsiannya pun cukup mudah Kamu dapatb mencampurnya di dalam masakan atau mengonsumsinya secara langsung. Untuk pengonsumsian langsung, silahkan ambil 2 siung bawang putih kemudian langsung ditelan layaknya mengonsumsi kapsul biasa. Hasil yang maksimal akan Kamu dapatkan apabila rutin mengonsumsi bawang putih setiap harinya.

  1. Kentang Rebus

Kentang rebus tidak hanya baik untuk program diet melainkan sangat efektif juga dalam menurunkan tensi darah dalam tubuh. Di dalam kentang rebus terdapat magnesium dan potasium, kedua zat inilah yang nantinya akan menurunkan tensi darah sampai pada batas normal.

  1. Gandum

Makanan selanjutnya yang dapat membantu menurunkan tensi darah dan menjaga kesehatan tubuh adalah gandum. Bagi penderita hipertensi Kamu dapat mengganti nasi dengan roti gandum, kandungan dalam roti gandum jauh lebih sehat dibandingkan nasi biasa. Selain itu, roti gandum juga kaya serat dan sangat baik dalam memperlancar peredaran darah serta menguatkan fungsi kerja jantung.

  1. Kedelai

Magnesium dan kalium dalam kedelai dapat menekan tensi darah yang melonjak tinggi. Kamu dapat mengonsumsi segala macam olahan kedelai, selama olahan tersebut tidak digoreng seperti tempe dan tahu rebus sampai susu kedelai.

  1. Berhenti Merokok

Cara ini khusus diberikan hanya kepada penderita hipertensi yang merokok. Jika Kamu ingin kembali sehat dan tensi darah kembali pada batas normal, mulai sekarang Kamu harus berhenti merokok. Kandungan tembakau yang ada di dalam rokok hanya akan merusak kesehatan dan menyumbat peredaran darah akibatnya tekanan darah tinggi tak terelakkan lagi.

  1. Buah Kiwi

Salah satu buah yang sangat direkomendasikan rutin dikonsumsi oleh penderita hipertensi adalah buah kiwi. Buah kiwi adalah buah yang banyak mengandung vitamin C sekaligus antioksidan dan potasium. Kandungan itulah yang dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi secara efektif apabila dikonsumsi secara teratur.

  1. Tomat

Di dalam tomat terdapat kandungan mineral dan vitamin yang cukup banyak, sehingga sangat membantu dalam menurunkan tekanan darah di dalam tubuh. Ada sebuah penelitian yang membuktikan apabila Kamu rutin mengonsumsi tomat selama 4 bulan berturut-turut akan menurunkan tekanan darah diastolik sampai 4 point.

Berdasarkan pemaparan di atas, Kamu dapat mengetahui bagaimana batas normal tekanan darah seseorang sehingga dapat dikatakan memiliki tekanan darah tinggi ataupun tekanan darah rendah. Selain itu, untuk menurunkan tensi darah tinggi Kamu dapat memilih pengobatan alami menggunakan cara-cara yang sudah disebutkan, sehingga jauh lebih aman dan tanpa efek samping.

Check Also
manfaat kulit melinjo bagi kesehatan dan ibu hamil
Manfaat Kulit Melinjo Bagi Kesehatan dan Ibu Hamil

Manfaat kulit melinjo tidak hanya sedap untuk tambahan sayur saja. Di bidang kesehatan kulit melinjo …